Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 26 November 2014

Konsep Hidrologi (PAPLC)

Ditunjukan Untuk Memenuhi Mata Kuliah PAPLC (A)
Menjelaskan Konsep Hidrologi


Kelompok 3
Program D4 – Tingkat 2

Nama Anggota:
1. Aji Pratama Putra
2. Devi Arriviani
3. Fiola Fitra Helisa
4. Rahmalia Herwindani


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN JAKARTA II
JALAN HANG JEBAT III/F3 KEBAYORAN BARU JAKARTA SELATAN
TLP. 021-7397641,7397643 Fax. 62 (021) 7397769


Siklus Hidrologi/Air

Siklus air atau siklus hidrologi adalah sirkulasi air yang tidak pernah berhenti dari atmosfer ke bumi dan kembali ke atmosfer melalui kondensasi presipitasi,  evaporasi dan  transpirasi.
Pemanasan air laut oleh sinar matahari merupakan kunci proses siklus hidrologi tersebut dapat berjalan secara terus menerus. Air berevaporasi, kemudian jatuh sebagai presipitasi dalam bentuk hujan, salju, hujan batu, hujan es dan salju (sleet), hujan gerimis atau kabut.
Pada perjalanan menuju bumi beberapa presipitasi dapat berevaporasi kembali ke atas atau langsung jatuh yang kemudian diintersepsi oleh tanaman sebelum mencapai tanah. Setelah mencapai tanah, siklus hidrologi terus bergerak secara kontinu dalam tiga cara yang berbeda:
   

Konsep (OTW) Orang, Waktu, Dan Tempat dalam Ilmu Epidemiologi


                          Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Jakarta II
                                              Nama : Ajie Pratama NPM: P2.31.33.01.13.003

Konsep (OTW) Orang, Waktu, Dan Tempat dalam Ilmu Epidemiologi

Dalam studi epidemiologi, ada dua kegiatan pokok dan terpisah yang harus dilakukan. Pertama, adalah studi terhadap jumlah dan distribusi penyakit, kondisi, cedera, ketidakmampuan, dan kematian dalam populasi. Untuk melakukan studi ini, ahli epidemiologi harus mengakaji semua aspek waktu, tempat, dan orang. Pengkajian rinci terhadap setiap elemen tersebut dilakukan dan dianalisis dalam studi epidemiologi deskriptif.

A. Person (Orang)
Banyak fokus kita ketahui bahwa epidemiologi yang ditujukan pada aspek orang dalam hal penyakit, ketidakmampuan, cedera, dan kematian. Studi epidemiologi umumnya berfokus pada beberapa karakteristik demografi utama dari aspek manusia yaitu usia, jenis kelamin, ras/etnik, status perkawinan, pekerjaan, dan lain-lain.

Rabu, 23 Oktober 2013

Prinsip cara kerja kapal selam (hukum archimedes)


Mungkin pernah terfikir oleh kita atau dalam angan masa kecil kita pertanyaan  | mengapa kapal selam bisa timbul dan tenggelam ?|
Karena semakin bertambahnya pengetahuan, kita akhrirnya mampu mencari jawaban itu, entah lewat bertanya, membaca, dan lain sebagainya.
Kali ini saya akan membahas jawaban *kenapa* dengan ilmu yang telah kita dapatkan saat sekolah.
Apa itu kapal selam ....?
Kapal selam adalah alat transportasi di air yang sering dipergunakan dalam dunia militer untuk menyerang musuh dari dalam laut karena dapat melayang di dalam air dan juga terapung. Padahal kapal selam memiliki bobot mencapai ton.
Ternyata kapal selam menggunakan prinsip penerapan Hukum Archimedes( pelajaran fisika smp, sma) yang terkait dengan terapung, melayang dan tenggelam. Kapal selam memiliki beberapa bagian yang membuat kapal selam dapat melayang dan terapung di dalam air, bagian-bagian tersebut yaitu :

1.      Tangki Ballast berfungsi untuk menyimpan udara dan air.
2.      Katup udara, berfungsi untuk memasukkan udara ke dalam ballast (tangki).
3.      Katup air, berfungsi untuk memasukkan air ke dalam ballast (tangki).
4.      Tangki Kompresor udara, yang berfungsi memompa air keluar dari ballast dan diganti dengan udara.
Sesuai hukum Archimedes, syarat benda terapung adalah jika gaya apung lebih besar daripada berat benda. Kapal selam memiliki berat yang mencapai ton dan tidak mungkin dapat terapung seperti halnya batu yang dicelupkan ke dalam air.
Tetapi kenyataannya, kapal selam dapat terapung. Hal ini dikarenakan kapal selam memiliki tangki ballast dan katup udara yang membuat gaya apung kapal selam lebih besar dan berat kapal selam lebih ringan. Ketika katup udara dibuka udara  akan masuk memenuhi tangki ballast sehingga kapal selam akan ringan dan dapat terapung di air.
Dapat dikatakan bahwa tangki ballast ketika berisi udara berfungsi sebagai pelampung kapal selam sehingga kapal selam dapat terapung.
Kapal selam dapat melayang di dalam air karena kapal selam juga menerapkan prinsip Archimedes. Syarat benda dapat melayang di dalam air adalah ketika gaya apung benda sama besar dengan berat benda tersebut. Kapal selam ketika akan menyelam, membuka katup air  dan menutup katup udara sehingga air laut masuk ke dalam tangki ballast dan membuat berat kapal selam bertambah serta tenggelam hingga ke kedalaman yang diinginkan. Karena masih memiliki udara dari tangki kompresor udara, kapal selam dapat menyeimbangkan gaya apung dengan beratnya. Namun, kapal selam akan pecah dan hancur jika terlalu dalam menyelam karena sesuai prinsip tekanan hidrostatis yaitu, semakin dalam masuk ke dalam air maka tekanan hidrostatisnya akan semakin besar.

Ketika kapal selam akan naik ke atas permukaan air, kapal selam membuka katup udara sehingga air di dalam tangki ballast terpompa keluar dan kapal selam akan terdorong naik ke atas permukaan dan kembali terapung.

Begitulah jawabanya, mudah mudahan bermanfaat J

Selasa, 22 Oktober 2013

PROPOSAL KEGIATAN SEMINAR ENVIROMENTPRENEUR

453bf34abe72466b5dbb726f66e9453a.png

Logo acara
KEMENTERIAN KESEHATAN RI
POLITEKNIK KESEHATAN JAKARTA II
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN MINAT (P2M)
Jalan Hang Jebat III/F.3 Kebayoran Baru Jakarta 12120
Telp.021723182 Email:bemjkl@ymail.com

 


       I.            LATAR BELAKANG
Seperti kita ketahui bersama lingkungan hidup merupakan faktor utama dalam kelangsungan hidup manusia, pengelolaan lingkungan hidup atau sumber daya alam yang tepat akan mampu memberikan mamfaat bagi hidup manusia itu sendiri. Sebaliknya, eksploitasi yang berlebihan terhadap lingkungan hidup dapat mendatangkan bencana bagi umat manusia itu sendiri.
         Peran pemuda Indonesia sebagai agen transformasi sosial yang telah diwujudkan sejak zaman perjuangan kemerdekaan, perlu dihidupkan kembali dengan aksi-aksi nyata yang langsung

Pengertian Oksidasi dan Reduksi (Redoks)



Ditulis oleh Jim Clark pada 23-09-2004
di salin oleh mahasiswa Politeknik Kesehatan Jakarta II

Yuk belajar.
Pengertian oksidasi dan reduksi disini lebih melihat dari segi transfer oksigen, hidrogen dan elektron. Disini akan juga dijelaskan mengenai zat pengoksidasi (oksidator) dan zat pereduksi (reduktor).
http://www.chem-is-try.org/wp-content/migrated_images/bullet.gif Oksidasi dan reduksi dalam hal transfer oksigen
Dalam hal transfer oksigen, Oksidasi berarti mendapat oksigen, sedang Reduksi adalah kehilangan oksigen.
Sebagai contoh, reaksi dalam ekstraksi besi dari biji besi:
Karena reduksi dan oksidasi terjadi pada saat yang bersamaan, reaksi diatas disebut reaksi REDOKS.
Zat pengoksidasi dan zat pereduksi
Oksidator atau zat pengoksidasi adalah zat yang mengoksidasi zat lain. Pada contoh reaksi diatas, besi(III)oksida merupakan oksidator.
Reduktor atau zat pereduksi adalah zat yang mereduksi zat lain. Dari reaksi di atas, yang merupakan reduktor adalah karbon monooksida.
Jadi dapat disimpulkan:
  • oksidator adalah yang memberi oksigen kepada zat lain,
  • reduktor adalah yang mengambil oksigen dari zat lain
http://www.chem-is-try.org/wp-content/migrated_images/bullet.gif Oksidasi dan reduksi dalam hal transfer hidrogen

Definisi oksidasi dan reduksi dalam hal transfer hidrogen ini sudah lama dan kini tidak banyak digunakan.
Oksidasi berarti kehilangan hidrogen, reduksi berarti mendapat hidrogen.
Perhatikan bahwa yang terjadi adalah kebalikan dari definisi pada transfer oksigen.
Sebagai contoh, etanol dapat dioksidasi menjadi etanal:


Untuk memindahkan atau mengeluarkan hidrogen dari etanol diperlukan zat pengoksidasi (oksidator). Oksidator yang umum digunakan adalah larutan kalium dikromat(IV) yang diasamkan dengan asam sulfat encer.
Etanal juga dapat direduksi menjadi etanol kembali dengan menambahkan hidrogen. Reduktor yang bisa digunakan untuk reaksi reduksi ini adalah natrium tetrahidroborat, NaBH4. Secara sederhana, reaksi tersebut dapat digambarkan sebagai berikut:


Zat pengoksidasi (oksidator) dan zat pereduksi (reduktor)
  •  
  • Zat pengoksidasi (oksidator) memberi oksigen kepada zat lain, atau memindahkan hidrogen dari zat lain.
  • Zat pereduksi (reduktor) memindahkan oksigen dari zat lain, atau memberi hidrogen kepada zat lain.
http://www.chem-is-try.org/wp-content/migrated_images/bullet.gif Oksidasi dan reduksi dalam hal transfer elektron
Oksidasi berarti kehilangan elektron, dan reduksi berarti mendapat elektron.
Definisi ini sangat penting untuk diingat. Ada cara yang mudah untuk membantu anda mengingat definisi ini. Dalam hal transfer elektron:

Contoh sederhana
Reaksi redoks dalam hal transfer elektron:
CuO + Mg -----> Cu + MgO

Tembaga(II)oksida dan magnesium oksida keduanya bersifat ion. Sedang dalam bentuk logamnya tidak bersifat ion. Jika reaksi ini ditulis ulang sebagai persamaan reaksi ion, ternyata ion oksida merupakan ion spektator (ion penonton).


Jika anda perhatikan persamaan reaksi di atas, magnesium mereduksi iom tembaga(II) dengan memberi elektron untuk menetralkan muatan tembaga(II).
Dapat dikatakan: magnesium adalah zat pereduksi (reduktor).
Sebaliknya, ion tembaga(II) memindahkan elektron dari magnesium untuk menghasilkan ion magnesium. Jadi, ion tembaga(II) beraksi sebagai zat pengoksidasi (oksidator).
Memang agak membingungkan untuk mempelajari oksidasi dan reduksi dalam hal transfer elektron, sekaligus mempelajari definisi zat pengoksidasi dan pereduksi dalam hal transfer elektron.
Dapat disimpulkan sebagai berikut, apa peran pengoksidasi dalam transfer elektron:
  • Zat pengoksidasi mengoksidasi zat lain.
  • Oksidasi berarti kehilangan elektron (OIL RIG).
  • Itu berarti zat pengoksidasi mengambil elektron dari zat lain.
  • Jadi suatu zat pengoksidasi harus mendapat elektron
Atau dapat disimpulkan sebagai berikut:
  • Suatu zat pengoksidasi mengoksidasi zat lain.
  • Itu berarti zat pengoksidasi harus direduksi.
  • Reduksi berarti mendapat elektron (OIL RIG).
Jadi suatu zat pengoksidasi harus mendapat elektron.

Selasa, 16 April 2013

UN 2013 diluluskan 100% ?


Tangerang, 16 April 2013. Tentang pemberitaan UN terkait gagalnya UN TA.2013 yang marak di media sosial ataupun media elektronik, UN tahun ini memang banyak diwarnai carut-marutnya proses pengiriman soal UN dan tipisnya Lembar jawaban UN (LJUN), Selain itu isu UN TA.2013 ini semua di luluskan kebenaranya adalah belum di ketahui dan hal ini membuat para siswa resah dan semakin bingung untuk menjalakan UN tahun ini, karna ke simpang siuran berita yang beredar.

Namun sejauh ini tidak ada fakta yang cukup yang membahas tentang hal ini, karna keputusan ini hanya bisa di lakukan oleh pihat terkait yang dalam hal ini adalah Kementerian Pendidikan yang di pimpin oleh mantan rektor ITS M.Nuh, Sudah sebaiknya pemerintah melaksanakan kebijakan yang terbaik bagi masa depan pelajar indonesia.

Andai saja UN TA.2013 ini di luluskan 100% sudah di pastikan UN tahun ini akan di cap UN yang paling gagal dilaksanakan, banyak situs-situs yang mengkaitkan UN 2013 ini lulus 100% namun itu semua tidak mendukung adanya berita tersebut, atau dalam hal ini bisa saja hanya agar menjadikann isu ini bermanfaaat bagi peningkatan pembaca situs tersebut.

Ada baiknya kepada seluruh siswa di wilayah yang sedang melaksanakan UN – 11 Provinsi agar terus belajar agar mendapatkan nilai yang terbaik dan dapat di terima di Perguruan Tinggi Favorit.


Jumat, 22 Maret 2013

Nilai Kelulusan UN 2013



TANGERANG - Siswa seluruh jenjang pendidikan kini sedang bersiap menghadapi ujian nasional (UN).Bagi siswa SMA/sederajat,kelulusan pada UN akan menjadi tiket mereka untuk masuk ke perguruan tinggi.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Khairil Anwar menjelaskan, tahun ini, pemerintah tidak mengubah batas kelulusan bagi para siswa Indonesia. Angkaminimal yang dipatok sebagai penentu kelulusan siswa masih
sama dengan tahun lalu.

"Batas kelulusan tidak ada perubahan. Rata-rata harus 5,5 dan tidak ada mata pelajaran yang di bawah 4,5," ujar Khairil.

Meski tidak ada perubahan pada nilai batas kelulusan, Guru Besar Matematika
Institut Pertanian Bogor (IPB) itu mengakui, ada kenaikan
pada tingkat kesulitan jika dibandingkan tahun sebelumnya.

"Karena kami ingin mendapat mutu lulusan yang lebih baik dari tahun ke tahun,
maka mau tidak mau tingkat kesulitan soal akan kami naikkan," imbuhnya.

Khairil menjelaskan, untuk mengantisipasi tindak kecurangan, UN tahun ini akan menggunakan paket soal lebih banyak dari tahun lalu.
Pihaknya, kata Khairil, mempersiapkan hingga 30 paket soal yang akan
digunakan pada UN 2013.

Tidak hanya itu, terobosan lain dalam UN 2013 adalah menyatukan berkas soal dengan lembar jawaban ujian nasional (LJUN). UN 2013 tingkat SMA/sederajat akan dihelat pada 15 - 18 April 2013, sedangkan UN susulan pada 22 - 25 April 2013. Pada tingkat SMP, UN utama akan
digelar pada 22-25 April 2013, dan ujian susulan pada 29 April - 2 Mei 2013. Sementara itu,
UN utama tingkat SD akan diselenggarakan pada 6-8 Mei
2013, dan ujian susulan pada 13-15 Mei 2013.
Top of Form

Daftar Pustaka:
Kompas.com

Senin, 25 Februari 2013

YEAH KULIAH ADA DI TANGAN MU !


               


                Tangerang, 16 febuari 2013.Temen-temen pasti bahagia bisa lulus dari bangku Sekolah menengah atas (SMA).kini saatnya kalian menentukan akan memasuki bangku perguruan tinggi untuk menempuh kuliah. Di tempat inilah kamu akan di bantu untuk menyiapkan masa depanmu dengan sebaik baiknya.

                Memang sih di PTN/PTS itu memerlukan biaya yang tidak murah, khususnya bagi beberapa yang tidak berkecukupan , namun ternyata di PTN/PTS itu banyak sekali beasiswa yang disa kita dapatkan dengan berusaha, jadi kita harus ubah mindset bahwa kuliah itu mahal,pusing,ribet.

                Seandainya kamu telah siap untuk berkuliah pasti ada pertanyaan yang besar di benak kamu, yaitu adalah jurusan apa yang kamu akan pilih.
Kali ini saya sebagai penulis ingin memberi pencerahan untuk temen-temen pembaca blog ini dalam menentukan jurusan di perguruan tinggi, dalam menentukan jurusan kuliah bukanlah perkara yang mudah, banyak faktor yang harus di pertimbangkan, yaitu sebagai berikut :

Ø  Menyesuaikan cita-cita, minat dan bakat
Yups bagi temen temen yang telah memiliki cita-cita atawa mimpi tertentu maka lihatlah look at that jurusan yang dapat membawa kamu menuju profesi atau pekerjaan tersebut, dan sesuaikan jurusan itu sesuai bakat dan minat. Sebagai contoh : Hes*i mempunyai cita-cita sebagai dokter maka ia akan memilih jurusan dokter tsb. J

Ø  Informasi yang sempurna
Ini juga penting ! bagi kamu yang udah ada cita cita kamu juga harus mencari informasi PTN/PTS mana yang ingin kamu tuju, carilah sumber-sumber yang dekat dengan kamu seperti teman, kaka, orangtua, bahkan lebih banyak melalui internet walaupun lebih baik sumber yang nyata jangan diam saja nanti kamu MENYESAL. :P

Ø  Lokasi dan biaya
lokasi harus di pertimbangkan dulu untuk menempuh kuliah, mungkin bagi para perantau seperti teman yang lain mereka akan enjoy aja, namun bagi temen-temen yang takut tinggal sendiri lebih baik cari tempat kuliah yang terdekat , dan selanjutnya ialah biaya , eitss katanya banyak beasiswa .. namun kamu harus juga mempersiapkan beberapa untuk keperluan yang tidak terduga seperti membeli alat bantu yaitu LAPTOP dll.

Ø  Daya tampung jurusan dan peluang di terima
Perhatikan daya tampung suatu jurusan di PTN/PTS favorit, pada umumnya memilikai kuantitas yang terbatas dan di perebutkan banyak orang caranya dengan melihat minat calon mahasiswa tahun lalu seperti di alamat ini

Ø   Masa depan karir dan pekerjaanmu
Lihatlah kedepan setelah kamu lulus.apakah jurusan kamu ambil nanti dapat mengantarkanmu untuk mendapatkan pekerjaan dan karir yang baik?
Tentunya bukan hanya pintar saja namun kamu harus bergaul dalam hal yang positidf dimana di tempat itu banyak peluang pelunag baik.

Mungkin itu saja yang bisa saya sampaikan teman, kalau ada kekurangan dari segi penulisan itu hal yang wajar karna saya pun masih belajar.


Penulis :
Ajie Pratama Putra
Refrensi :
(dalam buku BK XII IPA/IPS  SAKTI 2012:38)

Sabtu, 15 Desember 2012

Materi kepemimpinan OSIS



Tentang pemimpin
“Pemimpin sejati adalah seorang yang dapat memotivasi manusia di sekeliling nya mendaki mencapai tingkat tertinggi dengan membuka peluang peluang dan bukan kewajiban melulu.
(Pepatah Kuno China dari : Bob Widyahartono (bobwidya@cbn.net.id)

Kepemimpinan
1.    Kemampuan untuk membangkitkan semangat orang lain agar bersedia dan memiliki tanggung jawab total terhadap usaha mencapai tujuan organisasi".

2.    “Setiap diri kita adalah pemimpin dan kita akan diminta pertanggungjawaban atas apa yang kita pimpin”
Konsep kepemimpinan dalam Islam

Rabu, 18 April 2012

trainingbroadcasting & jurnalistik bersama indosat "IM3 SERU ANTI GALAU" apa siih itu ??


Newsevent, Pelatihan Jurnalistik dan Broadcasting Indosat "IM3 SERU ANTI GALAU" Pada (16/17) April 2012. Acara ini di buat Indosat untuk mengisi waktu Liburan Selama Ujian Nasional (UN) Berlangsung. di selenggarakan di Gedung Indosat tepatnya di Karawaci Ruko Pinangsia Tangerang-Banten

           Para Pelajar-pelajar kelas X ,XI  SMA/SMK yang ada di Tangerang Raya yang Mengikutinya, Acaranya So pasti Seru dan Gokil abis, di Pertemuan Kali ini kami para pelajar INDONESIA di Latih dan di beri ilmunya loh tentang dunia Broadcasting & Jurnalistik,

Rabu, 22 Februari 2012

Narative texs

                                                                   REPUNZEL

           A long time ago, there lived a young couple, a man and his wife. His wife was expecting their baby. She wanted a plant that only grew in her neighbor's garden. She wanted it so much. She even intended to steal it herself, but later on, she sent her husband to steal it. Unfortunately, Mother Gothel, the owner of the garden, caught him doing it. She was a witch. Then mother Gothel forced couple to give their first baby to her.
         A few months later, the baby was born. It was a girl named Rapunzel. Soon, this baby was taken away to live with Mother Gothel. Rapunzel grew to be a beautiful young girl with her long goldy hair. She, at first, was cared in a normal way. When she reached puberty, she was locked in a tower so that she would never leave mother Gothel. The tower stood in the forest. It could only be entered  by climbing on Rapunzel's long hair. To cheer herself up, she loved to sing.
          One day, a young prince was out hunting. He stumbles upon the tower. He heard Rapunzel's beautiful voice. He decided that he must meet her. He spied and by watching Mother Gothel, learned the words he had to say to have Rapunzel drop her hair. The prince visited her often and the two fell in love.Then, Rapunzel made a plan to escape from the tower. She wanted to be with the prince. She asked the prince to bring her a skein of silk each time visited. She might weave a ladder for her escape. Unfortunately, mother Gothel caught on. Then she banished Rapunzel to the desert. She threw the prince from the tower into a thorny bush. The thorns made the prince blind and he roamed the earth searching for his love.
Eventually, they found each other, and the prince's eyes were healed by Rapunzel's tears of happiness.








Senin, 28 November 2011

sitoskleton aksial & apendikular




Sistem rangka adalah suatu sistem organ yang memberikan dukungan fisik pada makhluk hidup. Sistem rangka umumnya dibagi menjadi tiga tipe: eksternal, internal, dan basis cairan (rangka hidrostatik), walaupun sistem rangka hidrostatik dapat pula dikelompokkan secara terpisah dari dua jenis lainnya karena tidak adanya struktur penunjang. Rangka manusia dibentuk dari tulang tunggal atau gabungan (seperti tengkorak) yang ditunjang oleh struktur lain seperti ligamen, tendon, otot, dan organ lainnya. Rata-rata manusia dewasa memiliki 206 tulang, walaupun jumlah ini dapat bervariasi antara individu.

Rangka tubuh manusia dikelompokkan atas dua bagian yaitu:
A. Skeleton aksial
Terdiri atas sekelompok tulang yang menyusun poros tubuh dan memberikan dukungan dan perlindungan pada organ di kepala, leher dan badan.
Macam-macam skeleton aksial yaitu:
1. Tulang tengkorak bagian kepala terdiri dari:
  • bagian parietal --> tulang dahi
  • bagian temporal --> tulang samping kiri kanan kepala dekat telinga
  • bagian occipitas --> daerah belakang daritengkorak
  • bagian spenoid --> berdekatan dengan tulang rongga mata, seperti tulang baji
  • bagian ethmoid --> tulang yang menyususn rongga hidung
Tulang Tengkorak Tulang-tulang tengkorak merupakan tulang yang menyusun kerangka kepala. Tulang tengkorak tersusun atas 8 buah tulang yang menyusun kepala dan empat belas tulang yang menyusun bagian wajah. tulang tengkorak bagian kepala merupakan bingkai pelindung dari otak. Sendi yang terdapat diantara tulang-tulang tengkorak merupakan sendi mati yang disebut sutura.
2, Tulang tengkorak bagian wajah terdiri dari:
  • rahang bawah --> menempel pada tulang tengkorak bagian temporal. hal tersebut merupakan satu-satunya hubungan antar tulang dengan gerakan yang lebih bebas
  • Rahang bawah --> menyusun sebagian dari hidung, dan langit-langit
  • palatinum (tulang langit-langit) --> menyusun sebagian dari rongga hidung dan bagian atas dari atap rongga mulut
  • zigomatik --> tulang pipi
  • tulang hidung
  • Tulang lakrimal --> sekat tulang hidung.
3. Tulang dada
Tulang dada termasuk tulang pipih, terletak di bagian tengah dada. pada sisi kiri dan kanan tulang dada terdapat tempat lekat dari rusuk. bersama-sama dengan rusuk, tulang dada memberikan perlindungan pada jantung, paru-paru dan pembuluh darah besar dari kerusakan
Tulang dada tersusun atas 3 tulang yaitu:
  • tulang hulu / manubrium. terletak di bagian atas dari tulang dada, tempat melekatknya tulang rusuk yang pertama dan kedua
  • Tulang badan / gladiolus, terletak dibagian tengah, tempat melekatnya tulang rusuk ke tiga sampai ke tujuh, gabungan tulang rusuk ke delapan sampai sepuluh.
  • Tulang taju pedang / xiphoid process, terletak di bagian bawah dari tulang dada. Tulang ini terbentuk dari tulang rawan.
4. Tulang rusuk
Tulang rusuk berbentuk tipis, pipih dan melengkung. bersama-sama dengan tulang dada membentuk rongga dada untuk melindungi jantung dan paru-paru. Tulang rusuk dibedakan atas tiga bagian yaitu:
  • Tulang rusuk sejati berjumlah tujuh pasang. Tulang-tulang rusuk ini pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ujung depannya berhubungan dengan tulang dada dengan perantaraan tulang rawan
  • Tulang rusuk palsu berjumlah 3 pasang. Tulang rusuk ini memiliki ukuran lebih pendek dibandingkan tulang rusuk sejati. Pada bagian belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang sedangkan ketiga ujung tulang bagian depan disatukan oleh tulang rawan yang melekatkannya pada satu titik di tulang dada
  • Rusuk melayang berjumlah 2 pasang. Tulang rusuk ini pada ujung belakang berhubungan dengan ruas-ruas tulang belakang, sedangkan ujung depannya bebas.
Tulang rusuk memiliki beberapa fungsi diantaranya:
a). melindungi jantung dan paru-paru dari goncangan.
b). melindungi lambung, limpa dan ginjal, dan
c). membantu pernapasan.
5. Ruas-ruas tulang belakang
Ruas-ruas tulang belakang disebut juga tulang belakang disusun oleh 33 buah tulang dengan bentuk tidak beraturan. ke 33 buah tulang tersebut terbagai atas 5 bagian yaitu:
  • tujuh ruas pertama disebut tulang leher. ruas pertama dari tulang leher disebut tulang atlas, dan ruas kedua berupa tulang pemutar atau poros. bentuk dari tulang atlas memungkinkan kepala untuk melakukan gerakan.
  • Dua belas ruas berikutnya membentuk tulang punggung. Ruas-ruas tulang punggung pada bagian kiri dan kanannya merupakan tempat melekatnya tulang rusuk.
  • Lima ruas berikutnya merupakan tulang pinggang. Ukuran tulang pinggang lebih besar dibandingkan tulang punggung. Ruas-ruas tulang pinggang menahan sebagian besar berat tubuh dan banyak melekat otot-otot.
  • Lima ruas tulang kelangkangan (sacrum), yang menyatu, berbentuk segitiga terletak dibawah ruas-ruas tulang pinggang.
  • bagian bawah dari ruas-ruas tulang belakang disebut tulang ekor (coccyx), tersusun atas 3 sampai dengan 5 ruas tulang belakang yang menyatu.
Ruas-ruas tulang belakang berfungsi untuk menegakkan badan dan menjaga keseimbangan. menyokong kepala dan tangan, dan tempat melekatnya otot, rusuk dan beberapa organ.
B. Skeleton apendikular
Tersusun atas tulang tulang yang merupakan tambahan dari skeleton axial. Skeleton axial terdiri dari :
  • Anggota gerak atas
  • anggota gerak bawah
  • gelang bahu
  • gelang panggung
  • bagian akhir dari ruas-ruas tulang belakang seperti sakrum dan tulang coccyx
  1. Tulang anggota gerak atas (extremitas superior)
Tulang penyusun anggota gerak atas tersusun atas:
  1. Humerus / tulang lengan atas. Termasuk kelompok tulang panjang /pipa, ujung atasnya besar, halus, dan dikelilingi oleh tulang belikat. pada bagian bawah memiliki dua lekukan merupakan tempat melekatnya tulang radius dan ulna
  2. Radius dan ulna / pengumpil dan hasta. Tulang ulna berukuran lebih besar dibandingkan radius, dan melekat dengan kuat di humerus. Tulang radius memiliki kontribusi yang besar untuk gerakan lengan bawah dibandingkan ulna.
  3. karpal / pergelangan tangan. tersusun atas 8 buah tulang yang saling dihubungkan oleh ligamen
  4. metakarpal / telapak tangan. Tersusun atas lima buah tangan. Pada bagian atas berhubungan dengan tulang pergelangan tangan, sedangkan bagian bawah berhubungan dengan tulang-tulang jari (palanges)
  5. Palanges (tulang jari-jari). tersusun atas 14 buah tulang. Setiap jari tersusun atas tiga buah tulang, kecuali ibu jari yang hanya tersusun atas 2 buah tulang.
  1. Tulang anggota gerak bawah (ekstremitas inferior)
Tulang anggota gerak bawah disusun oleh tulang:
  1. Femur / tulang paha. Termasuk kelompok tulang panjang, terletak mulai dari gelang panggul sampai ke lutut.
  2. Tibia dan fibula / tulang kering dan tulang betis. Bagian pangkal berhubungan dengan lutut bagian ujung berhubungan dengan pergelangan kaki. Ukuran tulang kering lebih besar dinandingkan tulang betis karena berfungsi untuk menahan beban atau berat tubuh. Tulang betis merupakan tempat melekatnya beberapa otot
  3. Patela / tempurung lutut. terletak antara femur dengan tibia, bentuk segitiga. patela berfungsi melindungi sendi lutut, dan memberikan kekuatan pada tendon yang membentuk lutut
  4. Tarsal / Tulang pergelangan kaki. Termasuk tulang pendek, dan tersusun atas 8 tulang dengan salah satunya adalah tulang tumit.
  5. Metatarsal / Tulang telapak kaki. Tersusun atas 5 buah tulang yang tersesun mendatar.
  6. Palanges / tulang jari-jari tangan. Setiap jari tersusun atas 3 tulang kecuali tulang ibu jari atas 14 tulang.
  1. Tulang gelang bahu (klavikula dan scapula / belikat dan selangka)
Tulang selangka berbentuk seperti huruf "S", berhubungan dengan tulang lengan atas (humerus) untuk membentuk persendian yang menghasilkan gerakan lebih bebas, ujung yang satu berhubungan dengan tulang dada sedangkan ujung lainnya berhubungan dengan tulang belikat.
Tulang belikat (skapula) berukuran besar, bentuk segitiga dan pipih, terletak pada bagian belakang dari tulang rusuk. Fungsi utama dari gelang bahu adalah tempat melekatnya sejumlah otot yang memungkinkan terjadinya gerakan pada sendi.
  1. Gelang panggul
Tulang gelang panggul terdiri atas dua buah tulang pinggung. Pada anak anak tulang pinggul ini terpisah terdiri atas tiga buah tulang yaitu illium (bagian atas), tulang ischiun (bagian bawah) dan tulang pubis (bagian tengah). Dibagian belakang dari gelang panggul terdapat tulang sakrum yang merupakan bagian dari ruas-ruas tulang belakang. Pada bagian depan terdapat simfisis pubis merupakan jaringan ikat yang menghubungkan kedua tulang pubis. Fungsi gelang panggung terutama untuk mendukung berat badan bersama-sama dengan ruas tulang belakang. melindungi dan mendukung organ-organ bawah, seperti kandung kemih, organ reproduksi, dan sebagai tempat tumbuh kembangnya janin.
Secara umum fungsi sistem rangka adalah membentuk kerangka yang kaku dengan jaringan-jaringan dan organ-organ yang melekat padanya. Sistem rangka melindungi organ-organ vital seperti otak yang dilindungi oleh tulang tengkorak, paru-paru dan jantung dilindungi oleh tulang dada dan tulang rusuk. Gerakan tubuh terbentuk dari kerjasama antara sistem rangka dengan otot, oleh sebab itu keduanya sering dikelompokkan menjadi satu nama yaitu sistem musculo-skeletal. rangka merupakan tempat melekatnya otot melalui perantaraan tendon. Antara tulang yang satu dengan tulang yang lain dikaitkan dengan perantaraan ligamen.

Senin, 21 November 2011

jaringan ikat sma Biologi


Jaringan ikat berkembang dari mesenkim, yang berasal dari mesoderm (lapisan tengah embrio). Selain menjadi jaringan ikat (darah, tulang rawan, tulang, dan lemak), mesenkim juga menjadi jaringan lain berupa otot, pembuluh darah, beberapa kelenjar, dan epitelium. Letak sel-sel jaringan ikat tidak berhimpitan rapat (berpencar-pencar), jika berhubungan hanya pada ujung-ujung protoplasmanya. Perhatikan Gambar 1.


Gambar 1.

jaringan ikat mempunyai beberapa fungsi, yaitu untuk melekatkan suatu jaringan dengan jaringan lain, membungkus organ-organ, mengisi rongga di antara organ-organ, dan menghasilkan imunitas.

a. Komponen Jaringan ikat
Jaringan ikat tersusun dari berbagai macam komponen yaitu matriks dan sel-sel jaringan ikat. Bentuk sel-sel yang terdapat dalam jaringan ikat tidak teratur, sitoplasma bergranula, dan intinya menggembung.

1) Matriks Jaringan ikat
Matriks tersusun oleh serabut-serabut dan bahan dasar.
a) Serabut Jaringan Ikat
Berdasarkan bentuk dan reaksi kimianya, Serabut dibedakan menjadi tiga jenis, yaitu serabut kolagen, serabut elastin, dan serabut retikular.

(1) Serabut Kolagen Jaringan Ikat
Serabut kolagen mempunyai daya elastisitas rendah, daya regang sangat tinggi, berwarna putih, dan bentuknya berupa berkas-berkas beragam. Serabut kolagen terdapat pada tendon (penghubung otot dengan tulang) dan jaringan ikat longgar. Perhatikan Gambar 2.
Gambar 2. Serabut kolagen

(2) Serabut Elastin Jaringan Ikat
Serabut elastin mempunyai elastisitas tinggi, berwarna kuning, lebih tipis dari serabut kolagen, dan bentuknya seperti bangunan bercabang-cabang dan tebal. Serabut elastin tersusun oleh protein dan mukopolisakarida. Serabut elastin antara lain terdapat pada pembuluh darah dan ligamen. Elastisitas serabut elastin akan semakin menurun dengan semakin bertambahnya usia seseorang.
(3) Serabut Retikular Jaringan Ikat
Serabut retikular mempunyai daya elastisitas rendah. Hampir sama dengan serabut kolagen, tetapi ukurannya lebih kecil. Serabut ini berperan menghubungkan antara jaringan ikat dengan jaringan lainnya.

b) Bahan Dasar Jaringan Ikat
Bahan dasar penyusun matriks berupa bahan homogen setengah cair yang terdiri dari mukopolisakarida sulfat dan asam hialuronat. Matriks bersifat lentur jika asam hialuronatnya tinggi dan akan bersifat kaku jika mukopolisakaridanya tinggi. Bahan dasar yang terdapat dalam sendi bersifat kental, sedangkan yang terdapat dalam tulang punggung bersifat padat
2) Sel-Sel Jaringan ikat
Di dalam matriks tertanam berbagai sel-sel penyusun jaringan ikat. Beberapa jenis sel yang tertanam dalam matriks sebagai berikut.
a) Fibroblast Jaringan Ikat
Fibroblast berfungsi mensintesis dan mensekresikan protein pada serabut.
b) Makrofag Jaringan Ikat
Makrofag bentuknya berubah-ubah (tidak teratur) dan khusus terdapat di dekat pembuluh darah, berfungsi dalam pinositosis dan fagositosis. Makrofag dapat digerakkan atau didistribusikan ke jaringan lain yang mengalami peradangan.
c) Sel Tiang (Sel Mast) Jaringan Ikat
Sel tiang berfungsi menghasilkan substansi heparin dan histamin. Substansi heparin adalah suatu anti koagulan yang dapat menghalangi pengubahan protrombin menjadi trombin yang berfungsi mencegah pembekuan darah. Substansi histamin adalah suatu zat yang dihasilkan mastosit sebagai reaksi terhadap antigen yang sesuai dan berfungsi meningkatkan permeabilitas kapiler darah.
d) Sel Lemak Jaringan Ikat
Sel lemak berfungsi menyimpan lemak. Jaringan ikat yang memiliki sel lemak dalam jumlah banyak disebut Jaringan adiposa.
e) Berbagai Jenis Sel Darah Putih
Sel darah putih berfungsi melawan patogen (berupa bakteri, virus, atau Protozoa) yang menimbulkan penyakit. Sel-sel darah putih bergerak bebas secara diapedesis di antara darah, limfa, atau jaringan ikat untuk membersihkan patogen. Sel darah putih ada 2 macam, yaitu sel darah putih granulosit dan agranulosit. Sel darah putih granulosit (yang bergranula), misalnya eosinofil, basofil, dan neutrofil, sedangkan yang agranulosit (tidak bergranula), yaitu limfosit dan monosit

b. Macam Macam Jaringan ikat
Berdasarkan struktur dan fungsinya, jaringan ikat dikelompokkan menjadi dua yaitu jaringan ikat biasa dan jaringan ikat dengan sifat khusus

1) Jaringan ikat Biasa
Jaringan ikat biasa dibedakan menjadi jaringan ikat longgar dan jaringan ikat padat.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjmJvak2yLbqy4XiDCcIK5kQXukKlVUo_geCUcckaJ5s5rl50I5x9IVgsQKO-8Ejp8mBWJHOqMiWIHeSitbP8f_BoSJ1tKpdqw1QkK-82UybeQ7RkwtPi0YRyzeodwKOC_xWg8XPHU3gIs/s1600/Jaringan+pengikat+longgar.png
Gambar 3. Jaringan pengikat longgar


a) Jaringan Ikat Longgar
Susunan jaringan ikat longgar dapat Anda amati pada Gambar 3. Jaringan ini mempunyai ciri ciri utama yaitu susunan serat-seratnya yang longgar. Matriksnya berupa cairan lendir (mucus). Pada matriks terdapat berkas serabut kolagen yang fleksibel, tetapi tidak elastis. Adanya serabut kolagen memungkinkan terjadinya gerakan dari bagian-bagian yang saling dihubungkan. Pada matriks juga terdapat fibroblast, sel mast, dan plasma sel. Jaringan ikat longgar mempunyai beberapa fungsi berikut.

(1) Membentuk membran yang membatasi jantung dan rongga perut.
(2) Mengikatkan kulit pada jaringan di bawahnya.
(3) Mengelilingi pembuluh darah dan saraf yang menyusup ke organ.
(4) Pengikat lapisan epitelium pipih membentuk lembar mesenterium.
(5) Membantu melekatkan organ pada otot dinding tubuh.
(6) Memberi bentuk organ dalam seperti kelenjar limfa, sumsum tulang, dan hati.
Jaringan ikat longgar terdapat di sekitar pembuluh darah, saraf, dan sekitar organ tubuh. Contoh lain jaringan yang termasuk jaringan ikat longgar adalah jaringan lemak (Gambar 4.) atau jaringan adiposa. Jaringan ini terdapat pada lapisan lemak di bawah kulit.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuzNiOVhViv31advcSuOgljXuAc4fVYYGhAtc4U4OnSxy5sN0U0nkrKXINfkAEGtpjFEWrHlqVmjGotkAyJu9lDbpfjWlxN9bsLwJkw7a22pe6bw4Fgl51hDU_plCKc1RPgzxAFURkRls/s1600/Jaringan+lemak.png
Gambar 4. Jaringan lemak

b) Jaringan Ikat Padat
Jaringan ini mempunyai struktur serat-serat terutama kolagen yang padat. Jaringan ikat padat dibedakan menjadi jaringan-jaringan ikat padat teratur dan tidak teratur. Jaringan ikat padat teratur mempunyai berkas kolagen yang tersusun teratur ke satu arah, misalnya pada tendon. Sementara itu, jaringan ikat padat tidak teratur mempunyai berkas kolagen yang menyebar membentuk anyaman kasa yang kuat, misalnya di lapisan bawah kulit.

2) Jaringan Ikat dengan Sifat Khusus
Jaringan ikat dengan sifat khusus terdiri atas jaringan tulang rawan (kartilago), jaringan tulang keras, serta darah dan limfa.

a) Jaringan Tulang Rawan (Salah satu macam jaringan ikat)
Matriks jaringan tulang rawan terdiri atas kondrin, yaitu zat jernih seperti kanji yang terbuat dari mukopolisakarida dan fosfat. Oleh karena itu, sel tulang rawan disebut kondrosit. Kondrosit berfungsi mensintesis dan mempertahankan matriks yang mengandung serabut kolagen, serabut elastis, dan serabut fibrosa. Kondrin dihasilkan oleh sel kondroblast yang terletak pada lakuna. Tulang rawan selalu terbungkus oleh membran perikondrium karena masih bersifat lunak.

Jaringan tulang rawan pada anak berasal dari jaringan ikat embrional (mesenkim), sedangkan pada orang dewasa dibentuk oleh selaput rawan atau fibrosa tipis yang dinamakan perikondrium. Pada stadium embrio, rangka hewan mamalia terdiri atas kartilago (tulang rawan). Pada perkembangan selanjutnya, sebagian mengalami osifikasi (mengeras) menjadi tulang keras dan hanya sebagian kecil yang tersisa pada stadium dewasa. Misalnya pada daun telinga, hidung, serta antarruas tulang belakang dan tulang dada.

Tulang rawan berfungsi sebagai rangka tubuh pada awal embrio, menunjang jaringan lunak dan organ dalam, serta melicinkan permukaan tulang dan sendi. Tulang rawan tidak mempunyai saraf dan pembuluh darah. Perhatikan struktur tulang rawan penyusun trakea pada Gambar 5.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgr44X14W-VG2uiPW3w4gfgB44EPjZ6MdFaa97NuQQJoH4kUgsmceG4DYxsk5t0FD_eDhjML781Arxb7FKwlRfuWf8LpuDXNU0NluJtlihd0IcMb277GDctZMU0P4fP1l916VeIgRA_7p0/s1600/Jaringan+tulang+rawan+yang+terdapat+pada+trakea.png
Gambar 5. Jaringan tulang rawan yang terdapat pada trakea


Jaringan tulang rawan (kartilago) terdiri atas kartilago hialin, kartilago fibrosa, dan kartilago elastis

(1) Kartilago Hialin
Kartilago hialin mengandung serabut kolagen yang halus, berwarna putih kebirubiruan, dan tembus cahaya. Kartilago hialin terdapat pada ujung tulang keras, cakram epifisis, persendian, dan saluran pernapasan (dari hidung sampai dengan bronkus). Kartilago hialin berfungsi untuk memberi kekuatan, menyokong rangka embrionik, menyokong bagian tertentu rangka dewasa, dan membantu pergerakan persendian. Anda dapat mengamati penampang kartilago hialin pada Gambar 6.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEivjyeuKUO20S3IYah5ZYDaaHu787u0VoOAHxSF694Nkg6Mg2TZfgcLgDniTKnL8aVGKGgxi2mjabcIf4-P1KEyhqlQAD8YkXfbtB37xeWb56_B_F4ffRN1M4GHmxDkhd4zMGK240Oha9A/s1600/Penampang+kartilago+hialin.png
Gambar 6. Penampang kartilago hialin


(2) Kartilago Fibrosa
Kartilago fibrosa mengandung serabut kolagen yang padat dan kasar sehingga matriksnya berwarna gelap dan keruh. Kartilago fibrosa terdapat pada ruas-ruas tulang belakang, simfisis pubis, dan persendian.

Kartilago fibrosa berfungsi untuk menyokong dan melindungi bagian di dalamnya. Anda dapat mengamati penampang kartilago fibrosa pada Gambar 7.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPQqEnv2s_CIfMX-ZquWO6Qlw788pilE0xGN_Rrq_Xvr5gs83prYMy12VmIe_jSfHl3NNbJxAPlODA__T8U8nI50nvNrfk3lgG3Z3kctuHS-AGWdlMWjRv4PgAs8cRwpEcPMdldR_CyC0/s1600/Penampang+kartilago+fibrosa.png
 Gambar 7. Penampang kartilago fibrosa


(3) Kartilago Elastis
Kartilago elastis mengandung serabut elastis dan serabut kolagen. Matriksnya berwarna keruh kekuning-kuningan. Kartilago ini lebih elastis dari kartilago yang lain sehingga mudah pulih posisinya. Kartilago ini terdapat di epiglotis, daun telinga, dan bronkiolus. Kartilago elastis berfungsi untuk memberi fleksibilitas dan sebagai penyokong. Anda dapat mengamati penampang kartilago elastis pada Gambar 8.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjItQtjW6Cvz_fpaO13CxITpVd3TybSCc-HWxqRbtvD0Ek1NMrrErZ7rdwLgAp54DvHnnKlxkO43p7jHDwipSoIRs8PLAIrQauYuzbcCOKAZAyPqc7lIhXqu-JTRvVSQ0VmIqNDdVsTMcY/s1600/Penampang+kartilago+elastis.png
 Gambar 8.Penampang kartilago elastis

b) Jaringan Tulang Keras (Salah satu macam jaringan ikat)
Tulang merupakan jaringan ikat yang termineralisasi (mengandung mineral). Sel tulang disebut osteosit yang dibentuk oleh osteoblast. Antara osteosit yang satu dengan yang lain dihubungkan oleh kanalikuli. Matriks osteoblast mengandung kalsium fosfat yang memperkeras matriks sehingga tulang lebih keras daripada tulang rawan.

Berat tubuh mamalia dewasa, 15% berupa tulang. Berat tulang sebagian besar tersusun atas garam mineral, yaitu 85% kalsium fosfat, 10% kalsium karbonat, 4% magnesium klorida, dan 1% kalsium fluorida. Oleh karena itu susunan tulang menjadi keras dan kaku.

Endapan garam mineral menyusun dan melingkari bagian pusat tulang sehingga membentuk pita melingkar disebut lamela. Pada batas lamela terdapat lakuna yang di dalamnya terdapat osteosit (sel tulang). Setiap tulang dibungkus oleh periosteum, yaitu jaringan ikat fibrosa yang berbentuk lembaran pipih dan liat. Lapisan dalam dilapisi oleh endosteum.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhB9KkD68Mm1mg2GHnLVkVS-bNsVZvAr5gGILuUtEFpzuTJMoBYEcFtIWGFgIzTcovwU42jGs9zXDsOxJq2wqdPZxcXRaHTDuo9npcSe6rQKvC6tNSmx8Ssocw5CUTu55ThkHGaS48If9A/s1600/Penampang+bujur+tulang+pipa.png
 Gambar 9. Penampang bujur tulang pipa


Perhatikan Gambar 9. Berdasarkan susunan matriksnya, jaringan tulang dibedakan menjadi tulang keras atau tulang kompak dan tulang berongga atau tulang spons. Tulang keras memiliki matriks yang susunannya rapat. Sementara itu, tulang spons memiliki susunan matriks longgar atau berongga.

Susunan anatomi tulang pipa terdiri atas bagian epifisis di kedua ujung dan diafisis di bagian tengah. Epifisis tulang pipa berbentuk bonggol serta tersusun oleh periosteum dan tulang rawan. Diafisis tulang pipa terdiri atas periosteum, tulang keras, tulang spons, dan rongga sumsum tulang.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXgUT6wskQmtnwz03AeasiTXF6cW3AYho6wldZTxmkOZPb1Lt5PhIbTdRX2VhWtNAl3hcoexAi3iri7SdGLiD3hWzBPFeEIhDDLNTWysGGMBg4FPow0QOg1dB2_wUqWrEq3EW2RX1iTw8/s1600/Sistem+Havers+pada+jaringan+tulang.png
 Gambar 10. Sistem Havers pada jaringan tulang


Perhatikan Gambar 10. Pada tulang keras atau kompak, sel-sel tulang tersusun membentuk sebuah sistem yang disebut sistem Havers. Bagian tengah sistem Havers terdapat saluran disebut saluran Havers yang berisi pembuluh darah, pembuluh limfa, dan saraf. Di antara dua saluran Havers dihubungkan oleh saluran Volkman. Di sekeliling sistem Havers terdapat lapisan tulang yang disebut lamela. Pada lamela-lamela inilah terdapat osteosit (sel-sel tulang) yang menempati lakuna (rongga) yang tersusun secara konsentris. Susunan osteosit dapat Anda amati pada Gambar 11.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWCuq621tLPY9cG830M7QtSYbGGiFhnTiXdvySOKIQYAf1Wi7bl1xvBMO0zqzf4v7uHAflOmNJOBJIt9bbXEV5gVUvg9sb4-0TjVcsmM4gHTr-M4hWGn4rJkj-OuNs-Gt62aqi98o-0eM/s1600/Osteosit+%2528sel+tulang%2529+pada+lakuna.png
 Gambar 11. Osteosit (sel tulang) pada lakuna


Anda telah mempelajari dua jenis jaringan tulang yaitu tulang rawan (kartilago) dan tulang keras. Seperti telah disebutkan di depan sel-sel tulang keras tersusun membentuk sebuah sistem yang disebut sistem Havers. Lakukan kegiatan di bawah ini agar Anda lebih memahami bagian-bagian dari sistem Havers.

c) Jaringan Darah (Salah satu macam jaringan ikat)
Darah merupakan jaringan ikat. Pada mamalia terdapat 6 liter darah atau 6–10% dari berat tubuh. Darah beredar dalam pembuluh darah arteri, vena, dan kapiler. Jaringan darah terdiri atas substansi cair dan substansi padat. Substansi cair disebut plasma darah, sedangkan substansi padat berupa sel-sel darah. Perhatikan Gambar 12. Ada tiga tipe sel darah, yaitu eritrosit (sel darah merah), leukosit (sel darah putih), dan trombosit (keping-keping darah).

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_3ynr3ZCGsKT_kUuImpJu2BfUFS8i3B0AzH0X7S1Esk7uOwA9936dUwRwxT7k_JSlUnUWf7S9lrO5ukA3T8RO-FcSlEBuOtRUumc2ZuL4t3UeoFYVIfG24f5bHVb8Kgy5mM4hovZeeQg/s1600/Komponen+darah.png
Gambar 12. Komponen darah


Leukosit ada dua macam, yaitu granulosit (leukosit bergranula) dan agranulosit (leukosit tak bergranula). Granulosit meliputi neutrofil, eosinofil, dan basofil. Agranulosit meliputi limfosit dan monosit. Sel-sel darah terdapat dalam plasma darah.
Darah mempunyai beberapa fungsi berikut.
(1) Mengangkut sari makanan, O2 , dan hormon ke sel-sel tubuh.
(2) Mengangkut zat sisa dan CO 2 dari sel-sel tubuh.
(3) Mengatur suhu badan.
(4) Leukosit dapat berfungsi untuk melawan penyakit.
(5) Menutup luka dengan pembekuan darah.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhSblWD66erBFqmuJPmCAg0-tA8mjUyIIE2rW6q3yE6awjviLsuR4_4PATnCWh7qW5iLDrQFkIo5CeRT-xaCHQKXowKTZpGSyfvYgLdskn5ngLagoF5b6k2Pj9NanvG3AuzdlEVKMm9mEE/s1600/Jaringan+limfa.png
 Gambar 13. Jaringan limfa


d) Jaringan Limfa (Jaringan Getah Bening) (Salah satu macam jaringan ikat)
Limfa merupakan suatu cairan yang dikumpulkan dari berbagai jaringan dan kembali ke aliran darah. Komponen selular berupa limfosit dan granulosit (neutrofil, eosinofil, dan basofil). Cairan limfa mengalir dalam saluran yang disebut pembuluh limfa yang berada sejajar dengan pembuluh vena darah. Fungsi limfa adalah mengangkut cairan jaringan, protein, lemak, dan zat-zat lain dari jaringan ke sistem peredaran. Struktur jaringan limfa dapat Anda amati pada Gambar 13.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More